Generally favorable reviews - based on 35 Critics What's this?

User Score

Generally favorable reviews- based on 79 Ratings

Your Score
0 out of 10
Rate this:
  • 10
  • 9
  • 8
  • 7
  • 6
  • 5
  • 4
  • 3
  • 2
  • 1
  • 0
  • 0
  • Starring: ,
  • Summary: As computer hacker Lisbeth and journalist Mikael investigate a sex-trafficking ring, Lisbeth is accused of three murders, causing her to go on the run while Mikael works to clear her name.
Score distribution:
  1. Positive: 26 out of 35
  2. Negative: 1 out of 35
  1. Noir never has been this dark.
  2. 88
    A firecracker of a story - sharply written, superbly acted, and fast-paced.
  3. 75
    Relentless suspense allows The Girl Who Played With Fire to hold you in a viselike grip. But it's the performances of Nyqvist and especially Rapace that keep you coming back for more.
  4. Director Daniel Alfredson grounds the mystery in a real sense of place: his Stockholm looks and feels like a major city where corruption lurks behind attractive facades. The reporter character is better developed than in the first movie, but most of the supporting characters from the book have been shrunk to little more than walk-ons.
  5. The second film lingers less determinedly on the degradation of Lisbeth and concentrates more on moving the narrative furniture around. The relationship between the main characters is the glue holding the balsa wood together.
  6. A passable popcorn movie, but fans of the first film who expect lightning to strike twice are liable to get burned.
  7. 25
    Almost without exception, the men are either sickening deviants or wise mentors while the ladies tend to be kickboxing hipsters or victims of sexual abuse (many are both).

See all 35 Critic Reviews

Score distribution:
  1. Positive: 16 out of 17
  2. Negative: 0 out of 17
  1. Lyn
    Sep 4, 2010
    Faithful to the book, this film offers tense, gritty thrills. It also suffers, as does the novel, from the fact that Lisbeth and Mikael don't have the direct interaction they had in "Dragon Tattoo." Very much feels like part 2 of a trilogy, but leaves me enthused for film no. 3. I love the fact that these characters have physical flaws . . . can you imagine Jennifer Aniston appearing on film with even one enlarged pore? Expand
  2. Dec 4, 2010
    This trilogy is a really good one. I love the girl with the dragon tattoo. I think both are just great and I can't Decide which movie is better. I don't Like reading subs a=because reading subs are just like reading a book but I didn't mind reading it for this movie. I think this is one of the year best film. I can't wait until the usa version is made. I hope they make it just like this one or better. Expand
  3. Nov 2, 2010
    Whereas the first installment was a clear-cut, easy to follow thriller that kept you guessing, The Girl Who Played with Fire, while entertaining, is a bit murky where the plot is involved. I'm still not entirely sure if I "get" how the beginning of the movie actually ties to the end of it. Fans of the series will love it, fans of the first one will think it's alright, and people completely unfamiliar with any of the Millennium series should probably just avoid it. Expand
  4. Aug 19, 2010
    Adaptasi film dari novel kedua dalam trilogi Millenium karya penulis asal Swedia, Stieg Larsson, The Girl who Played with Fire, menemui sebuah perubahan besar-besaran ketika sutradara Niels Arden Oplev, yang sukses mengarahkan The Girl with the Dragon Tattoo, digantikan posisinya oleh Daniel Alfredson. Tidak hanya dari sisi pengarahan, naskah cerita yang awalnya ditangani oleh duet Nikolaj Arcel dan Rasmus Heisterberg kini ditangani oleh seorang penulis naskah baru, Jonas Frykberg. Apakah hal ini memiliki pengaruh terhadap kualitas The Girl who Played with Fire jika dibandingkan dengan The Girl with the Dragon Tattoo? Sangat!

    Perubahan yang paling dapat dirasakan adalah The Girl who Played with Fire memiliki intensitas cerita yang berjalan lebih dramatis. Kurangnya interaksi antara dua karakter utama juga menyebabkan film ini memiliki daya tarik yang kurang kuat jika dibandingkan dengan film pendahulunya. Kualitas The Girl who Played with Fire cenderung menurun? Mungkin saja. Namun tidak ada yang akan menyangkal bahwa film sekuel ini masih sama menegangkannya dengan penambahan banyak adegan action di dalam jalan ceritanya.

    Jika The Girl with the Dragon Tattoo mengenalkan penontonnya pada salah satu karakter heroine paling menarik di sepanjang sejarah perfilman, Lisbeth Salander (Noomi Rapace), dan petualangannya yang menyinggung masa lalu jurnalis Mikael Blomkvist (Michael Nyqvist), kini The Girl who Played with Fire seperti memutar roda tersebut dan menempatkan Mikael untuk menyelesaikan misteri pembunuhan yang melibatkan masa lalu Lisbeth ketika sedang berada dalam masa terapi jiwanya.

    Permasalahan dimulai ketika salah satu jurnalis majalah Millenium dan kekasihnya menjadi korban sebuah pembunuhan. Ini menarik perhatian Mikael karena jurnalis tersebut bersama kekasihnya sedang berusaha menyelesaikan sebuah tulisan yang akan menyingkap mengenai skandal seks beberapa petinggi polisi dengan para gadis di bawah umur. Nama Lisbeth Salander, yang baru saja kembali ke Stockholm setelah setahun berada di luar negeri, mulai disebut-sebut terlibat setelah sebuah senjata api ditemukan di apartemen sang jurnalis dengan sidik jarinya berada di senjata api tersebut.

    Tuduhan kepada Lisbeth semakin menajam setelah pengawasnya, Nils Erik Bjurman (Peter Andersson), juga ditemukan tewas beberapa hari setelahnya. Semua orang, termasuk Mikael, kini berusaha menemukan tempat keberadaan Lisbeth. Lisbeth sendiri setelah mengetahui bahwa dirinya sedang berada dalam sebuah kasus yang sama sekali tidak ia lakukan, perlahan-lahan mulai mengumpulkan bukti untuk mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut pada dirinya. Sebuah tindakan yang kemudian akan menyingkap mengenai masa lalu yang kelam dari seorang Lisbeth Salander.

    Dramatisasi yang paling jelas dapat dirasakan tentu saja berasal dari sisi cerita yang lebih menggali masa lalu kelam Lisbeth Salander di sepanjang jalan cerita. Hal ini sebenarnya tidak buruk, bahkan memberikan kesempatan kepada para penonton untuk mengenal heroine ini dengan lebih baik. Hanya saja, jika mereka telah mengikuti The Girl with the Dragon Tattoo dan mengharapkan lebih banyak aksi dari duet Lisbeth dan Mikael tentu akan merasa sedikit kecewa. Apalagi di sepanjang jalan cerita, Lisbeth dan Mikael sama sekali tidak berinteraksi, kecuali satu kali lewat sebuah pesan yang dituliskan oleh Lisbeth di laptop Mikael. Hal ini seperti mengurangi kepadatan jalan cerita yang telah tercipta pada film pertama seri Millenium ini.

    Sutradara Daniel Afredson juga sepertinya terjebak dengan jalur drama yang dituliskan oleh Jonas Frykberg ini dengan memberikan tone cerita yang lebih lamban. Menampilkan lebih banyak karakter yang telibat di dalam jalan cerita dengan menghadirkan jumlah adegan action yang lebih sedikit daripada sebelumnya, membuat The Girl who Played with Fire terkesan tanggung dalam tampilannya sebagai sebuah drama action yang jelas akan membuat film ini cenderung terkesan sedikit membosankan bagi beberapa orang. Walau begitu, bukan berarti kualitas film ini menurun drastis, apalagi dengan penampilan Noomi Rapace yang semakin terikat dengan karakternya, Lisbeth Salander.

    Setelah memperkenalkan sisi yang misterius yang tangguh di film pertamanya, Rapace terlihat mampu untuk memperlihatkan sisi sensitivitas dirinya ketika karakter yang ia perankan harus berurusan dengan masa lalunya yang kelam dan sepertinya bukan sesuatu yang sangat diinginkan. Walau secara keseluruhan The Girl who Played with Fire menyajikan adegan action yang lebih minim, namun Rapace beberapa kali sempat terlibat dalam adegan yang mengharuskannya menggunakan kemampuan fisiknya. Dan ini ia lakukan dengan sangat baik dan semakin memperkokoh imej heroine Lisbeth Salander yang ia bawakan.

    Karakter Mikael Blomkvist yang diperankan oleh aktor Michael Nyqvist, yang pada The Girl with the Dragon Tattoo tampil sama menonjolnya dengan karakter Lisbeth Salander, di film ini tampaknya harus sedikit mengalah karena harus membagi jalan cerit
  5. Nov 30, 2011
    Ok, so it's not as good as The Girl with the Dragon Tattoo (which is hardly surprising, as the first film bordered on perfection) but The Girl Who Played with Fire still has a lot to offer. New director Daniel Alfredson takes the story in a more action-centric crime thriller direction, which has merit in terms of pure entertainment, but holds far less intrigue than the dark, gritty murder-mystery that the first film was. The story itself is a little slow off the mark, and can become a little convoluted at times, but manages to find its feet about halfway through. Noomi Rapace continues to prove herself as a formidably talented and versatile young actress, adding further depth to the character of Lisbeth Salander as more of her back-story is revealed, and Michael Nyqvist is still strong, though he's not as essential to the second film's story. While it's never dull to watch, you can't help but think you've seen a lot of things in The Girl Who Played with Fire somewhere before. Unlike its predecessor, the film owes a lot to Hollywood thrillers, and you can spot the films that influenced it a mile off (a bit of The Fugative here, some Bourne there). Though it's for the most part entertaining, it's such a shame that the second part of the Millennium trilogy completely lacks the originality of the first. Expand
  6. Feb 22, 2012
    The Girl Who Played with Fire (2009): Interesting origin story, but the crime solving half of the story is fairly dull. The film also uses a lot of repetition from first movie, a sign of weak story telling. Expand
  7. Aug 27, 2010
    A major disappointment after the first installment. Slow (but not in a good way), rambling and with no real atmosphere, this plays like a mediocre (at best) miniseries lazily edited into a movie. There are trilogies with very strong middle parts (The Godfather II, Empire Strikes Back), but this is not the case here. Expand

See all 17 User Reviews